Anak adalah karunia Illahi yang harus kita sukuri kelahirannya. Namun adakala nya anak yang kita idam-idamkan tidak sesuai dengan keinginan kita. Contoh kita ingin anak perempuan tetapi Tuhan menganugerahkan kita anak laki laki, begitu pula sebaliknya.
Namun itu semua adalah pemberian Illahi yang harus kita sukuri।Poses kelahiran anak tidak lepas dari bagaimana kita memilih jodoh, orang jawa bilang bibit bebet bobot dan lain sebagainya akan berpengarauh termasuk perkembangan kejiwaan ibu, ayah, lingkungan tempat tinggal dan lain lain. Oleh karena itu bersiap siaplah bagi bagi calon para orang tua untuk menerima itu semua. Dan yang paling penting takdir Illahi sangat berpengaruh dalam kehidupan diri saya dan keluarga. Hanya bagaimana kita bersikap dan bertindak mana kala ada sesuatu yang mungkin diluar perkiraan kita sebelumnya.
Menentukan bahwa sang bayi mempunyai spesial need yang khusus dapat diketahui sejak dini, antara usia 6 bulan sampai 12 bulan adakah anak mempunya respon terhadap sesuatu suara, misalnya. kontak mata dengan orang tua, hiper aktifitas yang berlebihan. Untuk lebih meyakinkan periksa sang anak kepada dokter spesialis tumbuh kembang.
Bagi anak yang tergolong katagori hiper aktif dia akan peka terhadap makanan tertentu, khususnya yang terbuat dari terigu; mie instan, susu instan, apabila ini dia makan maka secara spontan akan ada perubahan yang menyolok dalam perilaku seperti ketika dia tidur akan gelisah, menangis sejadi jadinya dan lain sebagainya.Jika hal ini terjadi maka langkah orang tua adalah mengawasi sang anak jangan sampai celaka. Biarkan emosi sang anak teluapkan dan tersalur. Sehingga dia akan berhenti dengan sendirinya tuangkan rasa kasih sayang sang orang tua dengan cara mengawasi dan menjaga buah hati (anak hiperaktif).
Seiring dengan perkembangan usia sang anak maka perilakunya akan lebih terkendali dan baik. Orang tua tidak usah khawati dengan sang anak yang terpenting awasi dan didik sebaik mungkin. Jika sang anak alergi terhadap makanan yang berkalori tinggi seperti susu instan dan makanan yang terbuat dari terigu maka usahakan jangan sampai sang anak hiperaktif makan makannan tersebut.
Anak adalah belahan jiwa sang orang tua, laksana madu dan lebahnya. Yang jelas di dalam anak yang tergolong hiperakti atau autis terdapat sebuah potensi yang amat besar yang mungkin tidak terdapat pada anak pada umumnya dan belum diketahui oleh sang orang tua. Hanya saja sang orang tua harus lebih sabar dan telaten dalam mendidik sang anak. Cari apa kelebihan sang anak hiperaktif atau pun autis. Ada sebuh teori yang menjadikan anak hiperaktif atau autis bahwa di dalam tubuh bagian kepala anak tersebut terdapat kelenjar pineal dan penturi yang dapat bergerak secara bersamaan (aktif berbarengan). Hal ini tidak mungkin terjadi dalam tubuh anak yang normal. (Meskipun teori ini perlu penelitian lebih lanjut).
Biasanya anak hiperaktif dan autis mempunyai keterlambatan berbicara dan bersosialisasi (bergaul) dengan teman sebayanya. Perilaku mereka cendrung monoton searah tidak mempunyai respon terhadap lingkungan. Hal ini perlu setimulasi dan arahan dari orang tua. Jangan biasakan dia bermain seorang diri sehingga dia dapat menciptakan dunianya sendiri tanpa peduli dengan orang lain. Libatkan setiap aktifitas anak hiper dengan lingkungan terutama dengan orang tua., teman bermainnya. Dan berikan pengertian kepada lingkungan kerabat ,tetangga dan lain lain bahwa anak hiperaktif adalah sebuah proses yang memerlukan perhatian kita bersama.
Secara genetika anak hiperaktif atau autis akan tumbuh lebih baik jika dibandingkan dengan anak normal pada umumnya, secara pisik dia lebih tahan terhadap penyakit dan aktifitasnya akan lebih menonjol seperti dia akan lebih cepat belajar naik sepeda, berenang dan lain lain. Hanya saja secara kejiwaan dan perkembangan sosial perlu bimbingan dan terapi yang kontinyu.
Terapi yang di jalani sebaiknya berupa : 1. Terapi perilaku 2. Terapi wicara 3 Terapi makanan.
1. Terapi Perilaku adalah setimulan bagi sang anak untuk dapat mengubah perilaku yang jelek menjadi baik, seperti biasakan sang anak untuk memekai baju sendiri, mandi sendiri. Ketika masih kecil mungkin sang anak sering membenturkan kepalanya ketika dia sedang tidak senang terhadap sesuatu, atau keinginannya tidak tercapai (Terantum). Cegah pegang badannya sekuat tenaga jangan sampai kebiasaan membenturkan kepala terrus berulang. Ajarkan sang anak untuk memegang pinsil dan menulis, menggambar dan lain lain.
2. Terapi Wicara adalah mengajarkan sang anak untuk dapat berbicara mengucapkan kata-kata tertentu dengan baik dan benar. Ajarkan mengucapkan konsonan dan vokal dengan benar, cara membuka mulut, letak tidah ketika berbicara dan lain lain sekitar mulut. Jangan biasa anak untuk bebicara salah seperti cadel dan lain lain. Jika dengan gambar peraga separti gambar binatang gajah, anjing dan lain lain.
3. Terapi makanan adalah mengatur pola makan sang anak untuk dapat makan makanan yang sifatnya back to nature. Hindari makan makanan yang banyak mengandung karbohidrat seperti roti, mie instan , miniman susu sapi dan lain -lain.
jika ingin memberi minuman susu sebaiknya susu kedelai, susu hipoalergenik.
Jangan lupa berdoa kepada Allah SWT untyuk memohon pertonganNYA agar anak buah hati kita dapat tumbuh kembang dengan normal.
JJ
Namun itu semua adalah pemberian Illahi yang harus kita sukuri।Poses kelahiran anak tidak lepas dari bagaimana kita memilih jodoh, orang jawa bilang bibit bebet bobot dan lain sebagainya akan berpengarauh termasuk perkembangan kejiwaan ibu, ayah, lingkungan tempat tinggal dan lain lain. Oleh karena itu bersiap siaplah bagi bagi calon para orang tua untuk menerima itu semua. Dan yang paling penting takdir Illahi sangat berpengaruh dalam kehidupan diri saya dan keluarga. Hanya bagaimana kita bersikap dan bertindak mana kala ada sesuatu yang mungkin diluar perkiraan kita sebelumnya.
Menentukan bahwa sang bayi mempunyai spesial need yang khusus dapat diketahui sejak dini, antara usia 6 bulan sampai 12 bulan adakah anak mempunya respon terhadap sesuatu suara, misalnya. kontak mata dengan orang tua, hiper aktifitas yang berlebihan. Untuk lebih meyakinkan periksa sang anak kepada dokter spesialis tumbuh kembang.
Bagi anak yang tergolong katagori hiper aktif dia akan peka terhadap makanan tertentu, khususnya yang terbuat dari terigu; mie instan, susu instan, apabila ini dia makan maka secara spontan akan ada perubahan yang menyolok dalam perilaku seperti ketika dia tidur akan gelisah, menangis sejadi jadinya dan lain sebagainya.Jika hal ini terjadi maka langkah orang tua adalah mengawasi sang anak jangan sampai celaka. Biarkan emosi sang anak teluapkan dan tersalur. Sehingga dia akan berhenti dengan sendirinya tuangkan rasa kasih sayang sang orang tua dengan cara mengawasi dan menjaga buah hati (anak hiperaktif).
Seiring dengan perkembangan usia sang anak maka perilakunya akan lebih terkendali dan baik. Orang tua tidak usah khawati dengan sang anak yang terpenting awasi dan didik sebaik mungkin. Jika sang anak alergi terhadap makanan yang berkalori tinggi seperti susu instan dan makanan yang terbuat dari terigu maka usahakan jangan sampai sang anak hiperaktif makan makannan tersebut.
Anak adalah belahan jiwa sang orang tua, laksana madu dan lebahnya. Yang jelas di dalam anak yang tergolong hiperakti atau autis terdapat sebuah potensi yang amat besar yang mungkin tidak terdapat pada anak pada umumnya dan belum diketahui oleh sang orang tua. Hanya saja sang orang tua harus lebih sabar dan telaten dalam mendidik sang anak. Cari apa kelebihan sang anak hiperaktif atau pun autis. Ada sebuh teori yang menjadikan anak hiperaktif atau autis bahwa di dalam tubuh bagian kepala anak tersebut terdapat kelenjar pineal dan penturi yang dapat bergerak secara bersamaan (aktif berbarengan). Hal ini tidak mungkin terjadi dalam tubuh anak yang normal. (Meskipun teori ini perlu penelitian lebih lanjut).
Biasanya anak hiperaktif dan autis mempunyai keterlambatan berbicara dan bersosialisasi (bergaul) dengan teman sebayanya. Perilaku mereka cendrung monoton searah tidak mempunyai respon terhadap lingkungan. Hal ini perlu setimulasi dan arahan dari orang tua. Jangan biasakan dia bermain seorang diri sehingga dia dapat menciptakan dunianya sendiri tanpa peduli dengan orang lain. Libatkan setiap aktifitas anak hiper dengan lingkungan terutama dengan orang tua., teman bermainnya. Dan berikan pengertian kepada lingkungan kerabat ,tetangga dan lain lain bahwa anak hiperaktif adalah sebuah proses yang memerlukan perhatian kita bersama.
Secara genetika anak hiperaktif atau autis akan tumbuh lebih baik jika dibandingkan dengan anak normal pada umumnya, secara pisik dia lebih tahan terhadap penyakit dan aktifitasnya akan lebih menonjol seperti dia akan lebih cepat belajar naik sepeda, berenang dan lain lain. Hanya saja secara kejiwaan dan perkembangan sosial perlu bimbingan dan terapi yang kontinyu.
Terapi yang di jalani sebaiknya berupa : 1. Terapi perilaku 2. Terapi wicara 3 Terapi makanan.
1. Terapi Perilaku adalah setimulan bagi sang anak untuk dapat mengubah perilaku yang jelek menjadi baik, seperti biasakan sang anak untuk memekai baju sendiri, mandi sendiri. Ketika masih kecil mungkin sang anak sering membenturkan kepalanya ketika dia sedang tidak senang terhadap sesuatu, atau keinginannya tidak tercapai (Terantum). Cegah pegang badannya sekuat tenaga jangan sampai kebiasaan membenturkan kepala terrus berulang. Ajarkan sang anak untuk memegang pinsil dan menulis, menggambar dan lain lain.
2. Terapi Wicara adalah mengajarkan sang anak untuk dapat berbicara mengucapkan kata-kata tertentu dengan baik dan benar. Ajarkan mengucapkan konsonan dan vokal dengan benar, cara membuka mulut, letak tidah ketika berbicara dan lain lain sekitar mulut. Jangan biasa anak untuk bebicara salah seperti cadel dan lain lain. Jika dengan gambar peraga separti gambar binatang gajah, anjing dan lain lain.
3. Terapi makanan adalah mengatur pola makan sang anak untuk dapat makan makanan yang sifatnya back to nature. Hindari makan makanan yang banyak mengandung karbohidrat seperti roti, mie instan , miniman susu sapi dan lain -lain.
jika ingin memberi minuman susu sebaiknya susu kedelai, susu hipoalergenik.
Jangan lupa berdoa kepada Allah SWT untyuk memohon pertonganNYA agar anak buah hati kita dapat tumbuh kembang dengan normal.
JJ

Blog baru ni yeeee....... Ok dech terusin moga... tambah rame pengunjung....(salam hangat)
ReplyDeletealhamdulillah, saya diamanahi sebagai seorang guru tk, blok ini sangat2 bermanfaat buat saya untuk membantu dalam menangani anak didik saya. terimakasih.
ReplyDelete