Saturday, June 6, 2009

Hati bergetar mendengar kata Allah

Mahluk hidup pasti mempunyai denyut kehidupan yang disebut hati. Kalau kata nabi itu adalah mutgoh yang berarti segumpal darah. Darah sendiri merupakan kumpulan sel yang banyak sekali mungkin jutaan atau bahkan lebih.
Tatkala kahidupan duniawi yang campur aduk antara yang baik dan yang buruk saling berlomba untuk memperoleh kedudukan yang terhormat di mata manusia. Peranan hati sanubari yang paling suci akan berperan ia yang akan menuntun manusia menuju jalan yang dikendaki Illahi. Ia adalah laksana kaca semakin banyak di bersihkan semakin banyak pancaran kebenaran yang nampak. Salah satunya adalah kalimat yang MAHA AGUNG sang Pencipta alam semesta ALLAH. Ketika kalimat ALLAH terucap dari bibir sang hamba yang bening hati sanubarinya maka Getaran ILLAHI akan berguncang dengan dahsatnya dan ia akan berpengaruh terhadap peri kehidupan sang hamba tersebut. Kondisi kejiwaan manusia yang seperti ini akan sangat tampak ketika kita sedang melaksanakan komunikasi di dalam solat. Hadirkan sang Pencipta ( Allah) dihadapan sang hamba yang ikhlas dan istiqomah, jika sudah demikian maka Ka'bah sang baitullah akan tampak di hadapan kita ketika sedang solat, perlahan namun pasti pintu masjid Al Harom akan nampak dan dapat dihitung. Kondisi seperti inilah yang sangat ditunggu tunggu oleh setiap mu'min yang mengaku beriman kepada Allah dan Rasulnya. Perubahan peri laku kehidupan akan terasa dalam semua aspek kehidupan. yang semula jelek akan berubah menjadi baik, bukan sebaliknya. Rasa rindu yang teramat dalam menyelimuti hati ketika tidak berucap kalimat Allah Tuhan semesta Alam

No comments:

Post a Comment