Thursday, February 10, 2011

Anak Hiperaktif menjelang Dewasa

Manusia akan terus berkembang dimulai bayi , balita , remaja ,dewasa menjadi orang tua dan seterusnya. Demikian juga dengan orang yang tergolong autis, hiperaktif dan lain lain.

Bagi  mereka yang tergolong normal tak ada masalah , tapi lain halnya dengan yang mempunyai spesial need (kebutuhan khusus) tentu akan sangat berbeda. Untuk para praktisi yang tertarik dengan ilmu perkembangan anak, orang dewasa, remaja dan perkembangan manusia  tentu mereka sangat paham dengan terori. Lain halnya dengan para orang tua yang menangani hal ini secara langsung.
Saya  mempunyai pengalaman yang mungkin berguna untuk orang lain dalam membesarkan anak yang mempunyai kebutuhan khusus. Mungkin ini berguna untuk para orang tua yang anaknya autis, hiperaktif dan sejenisnya.
Anak hiperaktif atau autis jika ditangani secara baik dan benar insya Allah akan tumbuh dengan benar seperti manusia pada umumnya, hanya saja perlu sedikit kesabaran dalam menanganinya.
 Bagi mereka yang tergolong autis atau hiperaktif seyogyanya  agak sedikit diet ketat dalam arti perhatikan dan beri pemahaman pada buah hati kita tentang akibat yang akan timbul apabila mereka melanggar sesuatu hal. Contoh : Jika ananda makan mie instan maka akan timbul gejala tidak dapat diam atau pusing yang berakibat banyak gerak dan sebagainya karena pengaruh zat karbohidrat dalam makanan tersebut. Jika dia masih makan harap di kontrol dengan seksaama.
Demikian juga apabila dia bertanya tentang sesuatu jawab dengan sederhana dan mudah dipahami seperti contoh apabila di bertanya apa itu soptex, jawab soptex adalah alat yang di gunakan oleh orang dewasa perempuan apabila dia mengalami datang bulan. Biasanya akan ada lagi pertanyaan apa itu datang bulan jawab : seorang perempuan yang menjelang dewasa akan mengalami hal ini, tapi laki laki tak akan mengalaminya. Jika anak autis tersebut laki laki dia tak akan bertanya lagi, tapi mungkin jika dia  perempuan
mungkin akan bertanya ; Kapan saya mengalami hal itu ? Jawabnya sabar pasti akan datang waktunya.
Latih anak tersebut dengan hal hal yang positif seperti suruh dia untuk belanja membeli kebutuhan nya seperti beli sabun untuk mandi, dln..
Biasakan hal hal yang positif terus berulang dan jadikan kebiasaan tapi jangan sampai hal yang buruk jadi kebiasaan ini akan sangat berakibat jelek.
Alah bisa karena biasa akan sangat berlaku bagi anak autis atau hiperaktif, jadi jangan sampai hal hal yang negatif jadi kebiasaaan ini sangat jelek.
Bakat alami akan segera timbul apabial kebiasaan terus berlangsung, seperti jika dia tertarik akan musik maka dia mungkin dapat memainkan alat musik tanpa harus belajar musik. JIka dia tertarik pada mesin / elektronik maka dia akan intens kepada hal ini.
Anak saya saangat tertarik pada hal yang seperti  HP , Lactop dan sejenisnya. Saya punya HP N-70 Nokia sampai rusak di pencet pencet olehnya, lagi lagi orang tua harus sabar dan cermat. Akhirnya saya beli Lactop dan dia bisa buka internet tanpa belajar serta bisa hal hal yang lain. Hal ini akan sesuai dengan perkembangannya, jika dia tertarik pada iklan maka akan di downlot iklan apa saja sesuai dengan kesenangannya.
Jika memungkinkan kita bertempat tinggal sering pindah rumah, agar dia bisa paham dengan tempat yang baru dan bagaimana reaksinya, perhatikan dengan seksama. Kalau  dia bersekolah suruh berangkat sendiri ke sekolah dan awasi, demikian juga suruh pulang sendiri. Ajarkan kemandiriaan kepadanya sejak dini agar benar benar bisa mandiri dan tidak tergantung pada orang lain. Kemandirian tersebut sesuaikan dengan perkembangan usianya. Jangan sampai over dan berlebihan.
Sering menyuruh kepada anak autis / hoperaktif hal yang baik seperti membeli sabun untuk mandi, jika dia disuruh pasti akan bertanya untuk apa ini? Jawablah dengan sabar dan sederhana.  Ajarkan bagaimana mandi yang benar, cara menggosok gigi dan lain lain.
Jadikan kebiasaan amal soleh yang bermanfaat jadi kebiasaaan pasti akan jadi baik anak tersebut. Jangan malu apabila anak tersebut sekolah di SLB (Sekilah Luar Biasa).
Jangan sampai kita sering mencela atau cemooh pada anak tersebut sebab secara alamiah insting nya akan lebih tajam dan peka terhadap hal hal tertentu.
Seringlah membelai dan memeluknya tunjukka rasa kasih sayang kita jika dia bertindak benar, katakan marah jika dia bertindak salah tapi jangan sampai di pukul sebab akan meningalkan kesan bahwa memukul itu adalah hal yang biasa.
Insa Allah dengan pertolongan Allah anak hiperaktif atau autis akan tumbuh dan berkembang seperti anak pada umumnya.

No comments:

Post a Comment